Anak SD Pacaran
Senin, 07 Desember 2009


“Bli eka, Bli eka… tau ga temannya Anggi udah pacaran lho.” kata Anggi adik sepupu saya yang masih duduk di kelas 2 sekolah dasar (SD). “Teman Anggi bilang katanya dia pacaran ama cowok dari kelas 2B. Tiap sore katanya mereka sms-an ampe jam 9 gitu”, Anggipun melanjutkan ceritanya.

Itulah sepenggal percakapan saya dengan sepupu kecil saya beberapa waktu yang lalu. Saya cuma bisa senyum-senyum sendiri mendengar cerita Anggi tentang kawannya itu. Sayapun membayangkan ketika saya masih seusia Anggi dan duduk di kelas 2 SD. Ketika itu kayaknya istilah pacaran masih belum begitu familiar dengan saya dan masa-masa itu kayaknya masih dipenuhi dengan dunia bermain deh. Dan masa-masa saya SD dulu juga dipenuhi dengan kenakalan-kenakalan umum anak SD waktu itu seperti merokok Djarum Black Menthol atau kadang malah Djarum Black Slimz (juzt kidding boz, emangnya rokok ini udah ada dari dulu yach? Maklum saya perokok pasif sich) :mrgreen: Yah paling banter telat datang sekolah, tidak mengerjakan PR atau sering buat keributan di kelas hehehehe..

Back to ceritanya Anggi, wajar ga sih klo anak SD seusia mereka sudah pacaran? Yach, walaupun gaya pacaran mereka masih berupa cinta monyet ga sebugil vulgar kakak-kakak mereka yang udah SMP. Klo menurut saya terlepas dari wajar atau ga, lingkungan sangat mempengaruhi hal ini. Coba aja kita perhatikan sinetron-sinetron yang ditayangkan setiap harinya kebanyakan isinya tentang cerita percintaan, entah itu sinetron untuk dewasa maupun tokoh utamanya anak-anak. Ketika saya masih SD, di tv banyak banget penyanyi cilik yang membawakan lagu anak-anak. Klo sekarang? Penyanyi cilik sih banyak, cuma lagu-lagunya itu lho…kok lagu-lagu orang dewasa sich? Emangnya udah ga ada lagi yach lagu buat anak-anak yang dinyanyikan dan untuk dinikmati oleh anak-anak? Atau para pencipta lagu anak udah bosan dan kehabisan ide untuk nyiptain lagu buat anak-anak???

Terlepas dari pengaruh lingkungan seperti di atas, tampaknya makanan juga mempunyai pengaruh yang sangat besar. Dengan dikonsumsinya makanan yang bergizi yang baik untuk perkembangan badan dan otak anak dari sejak masih bayi hingga masa pertumbuhan, kayaknyapertumbuhan dan perkembangan anak-anak sekarang sungguh pesat dech. Adik sepupu saya yang lain masih kelas 6 SD aja tingginya udah hampir menyamai saya (atau karena saya yang terlalu pendek yach? Kayaknya engga dech). Dan bukan merupakan hal yang aneh lagi klo sekarang anak SD udah puber (mendapatkan haid pertamanya). Jadi bukan hal yang aneh klo anak SD sekarang sudah sangat akrab dengan istilah pacaran. Dorongan untuk mengenal lebih dekat dengan lawan jenis dan perkembangan hormon-hormon kelamin juga mempengaruhi hal ini.

Bagi anda-anda yang memiliki anak yang sedang duduk di bangku sekolah dasar, sudah siapkah anda memperhatikan perkembangan mereka? Jangan karena terlalu asik bekerja, Anda sampai lupa memperhatikan sang buah hati yang sangat membutuhkan perhatian anda pada masa pertumbuhan mereka. Jangan sampai anda terkaget-kaget klo misalnya anak anda yang masih SD berkata,”Pa, Ma kenalin ini lho pacarnya Dede” ketika anda pulang kerja

POSTING BERKAITAN
TEMPLATE DESIGN BY
m-template - by: bagas96

0 komentar:

copy smiley kode

Posting Komentar